Kenapa Harus Uang?
Pernah terpikir tidak, kenapa alat pembayaran di dunia ini harus menggunakan uang? Kenapa tidak menggunakan daun saja supaya mudah didapatkan? Hehehe kalo alat pembayaran menggunakan daun mungkin kita tidak perlu susah payah untuk mencari uang, juga bisa kita dapatkan dimanapun kita berada. Tapi rasanya itu tidak akan pernah menjadi mungkin haha.
Kembali kepembahasan, menurutmu apa sih uang itu? Jadi, uang adalah segala sesuatu yang dapat diterima oleh masyarakat umum sebagai alat tukar dalam lalu lintas perekonomian.
Ada beberapa definisi uang menurut beberapa para ahli:
1. AC. Pigow, uang adalah alat tukar.
2. DH. Robertson, uang adalah segala sesuatu yang bisa diterima dalam pembayaran untuk mendapatkan barang-barang.
3. RS. Sayers, uang adalah segala sesuatu yang umum diterima sebagai pembayaran utang.
4. RG. Thomas, uang adalah segala sesuatu yang siap dan pada umumnya diterima secara umum dalam pembayaran untuk pembelian barang, jasa dan alat pembayaran utang.
4. AG. Hart, uang adalah kekayaan di mana si empunya dapat melunaskan utangnya dalam jumlah tertentu pada waktu itu juga.
Kebayang tidak, dulu menggunakan apa sebelum adanya uang sebagai alat pembayaran?
Ternyata dilihat pada sejarahnya uang terbagi menjadi beberapa masa. Ada masa sebelum barter, masa barter, masa uang barang, masa uang. Mari kita uraikan satu persatu.
Masa Sebelum Barter
Pada zaman purba, atau pada masyarakat yang masih dibilang sederhana belum bisa menggunakan uang. Karena pada saat itu uang belum ditemukan atau bahkan belum terpikirkan.
[Lalu bagaimana cara mereka melakukan transaksi dalam perdagangan?]
Dulu dalam melakukan transaksi perdagangan dilakukan secara langsung menukarkan barang dengan barang. Hanya saja penukaran jenis ini masih terbatas pada beberapa barang saja.
Masa Barter
Pada masa ini, orang sudah mulai saling membutuhkan satu sama lain karena jumlah orang yang sudah semakin meningkat dan bertambah, maka munculah pertukaran barang (Barter) hanya saja dalam pertukaran barang ini disesuaikan dengan nilai barang yang satu dengan barang akan ditukarkan. Jadi jika kamu berada di masa lalu dan ingin menukarkan buah pisang dengan satu ekor ayam tapi yang punya ayam tidak membutuhkan pisang maka transaksi tersebut tidak bisa dilakukan. kecuali jika, kamu membutuhkan ayam dan yang punya ayam membutuhkan pisang maka bisa di lakukan. Karena salah satu syarat agar bisa dilakukannya barter adalah
"bahwa orang yang akan saling tukar barang, mereka saling membutuhkan"
Berikut beberapa kesulitan barter:
° Sulit menemukan barang untuk kebutuhan mendesak
° Sulit menemukan perbandingan barang yang ditukarkan
° Sulit memenuhi kebutuhan yang bermacam-macam.
Masa Uang Barang
Pada masa ini orqng sudah mulai berpikir, kiranya apa yang bisa dijadikan sebagai alat pertukaran? Maka dicarilah jenis barang yang dapat mempermudah pertukaran, bisa dijadikan alat pembayaran, bisa dijadikan syarat. Yang tentunya harus memenuhi syarat berikut:
-Barang tersebut dapat diterima dan dibutuhkan semua orang.
-Barang tersebut dapat ditukarkan kepada siapa saja.
- Mempunyai nilai tinggi.
-Tahan lama.
Pada masa ini, jenis barang yang bisa digunakan sebagai alat uang barang antara lain: Kulit hewan, hewan, batu-batuan berharga, kulit pohon, dan logam.
Jika sekarang masih bisa menggunakan uang barang, mungkin saya akan menggunakan ayam-ayam nenek saya untuk membeli sesuatu :v.
Sayang di sayangkan, ternyatavuang barang tidak bisa bertahan lama karena ada beberapa kesulitan, seperti:
-Sukar disimoa
-Sukar dibawa kemana - mana.
- Sukar dibahi menjadi bagian yang lebih kecil.
- Kebanyakan uang barang tidak tahan lama.
- Nilai uang barang tidak tetap.
Masa Uang
Pedaban dan pemikiran manusia mengakibatkan kebutuhan yang semakin banyak dan bertambah pula. Hal itu mendorong manusia untuk membuat alat perantara pertukaran yang mudah, praktis, dan mempunyai nilai, maka dikembangkanlah jenis uang.
Suatu barang dapat digunakan sebagai mata uang jika memenuhi syarat berikut:
- Dapat diterima oleh siapapun.
- Tahan lama.
- Mudah disimpan.
- Mudah dibawa kemana-mana.
- Dapat dibagi menjadi bagian yang lebih kecil dengantidak mengurangi nilainnya.
- Jumlahnya terbatas.
- Nilai uang tetap.
Pada saat itu barang yang memenuhi persyaratan di atas adalah logam terutama emas dan perak. Karena saat itu belum ditemukannya kertas, maka jenis uang jenis logamlah yang pertama kali ada.
Terakhir, berikut beberapa jenis uang yang pernah ada di Indonesia :
1. Mata uang Kampua (boda), berasal dari sulawesi berwujud tetunan.
2. Mata uang tembaga, pernah beredar di Banjarmasin.
3. Mata uang krisnala terbuat emas dan tembaga, dan beredar pada masa kerajaan Jenggala.
4. Sebelum tahun 1946 Javasche Bank yang didirikan oleh Sirkulasi Belanda mengeluarkan gulden.
5. Uang Jepang
6. Setelah tahun 1946 pernah beredar ORI (Oeang Repoeblik Indonesia) dan terakhir uang jenis rupiah sampai saat ini.
Mungkin, itu saja beberapa uraian atas jawaban dari pertanyaan yang terbesit tiba-tiba. Semoga bermanfaat juga menambah pengetahuan serta wawasan kita. Terima kasih yang sudah menyempatkan untuk mampir, semoga apa yang telah kamu baca menjadi berkah serta bermanfaat untukmu.
Komentar
Posting Komentar