Langsung ke konten utama

6 Aplikasi Membaca yang Bisa Kamu coba

(sumber gambar freepik.com)

Membaca merupakan kegiatan memahami tulisan bacaan dan proses memahami isi teks dengan suara atau dalam hati. Membaca adalah mengungkapkan suatu imajinasi terhadap suatu pembaca yang disukai khalayak ramai dan juga dimengerti oleh seseorang yang dicintai ( wikipedia).

Untuk bisa membaca tentunya kita perlu media yang tepat untuk membaca entah itu buku fisik ataupun media digital. Nah, sobat pembaca kali ini kita akan membahas 5 aplikasi yang bisa kita coba untuk dijadikan memdia membaca secara digital. Untuk yang sedang mencari referensi tentunya ini tempat yang tepat, jadi simak sampai selesai yaa..

1.      iPusnas

untuk aplikasi pertama ini adalah aplikasi sejuta umat (saya menyebutnya seperti itu hehe) karena selain grstis aplikasi ini jugs dilengkapi berbagai buku yang bisa kita pinjam secara online, baik buku fiksi maupun non-fiksi. Disini juga kita bisa mencari buku untuk sumber atau referensi kuliah juga lhoo. Pokoknya sobat pembaca harus coba!

 

Dimana ada kelebihan pasti ada kekurangan, kekurangan iPusnas ini adalah terbatasnya masa peminjaman juga stok buku. Kadang ketika kita ingin meminjam buku kita harus antri terlebih dahulu dengan pengguna yang lain. Tapi ini sih, menurut saya yang bikin serunya itu. Kerasa perjuangan menunggunya dan harus pacepet-cepet dengan penguna yang lain.

 

Btw kalau sobat pembaca punya akun iPusnas juga jangan lupa follow aku ya @Ynndrie.

 

2.      Medium

Ini aplikasi yang menurut saya ‘mahal’, karena di Medium ini rata-rata bacaan yang disajikan itu berbentuk bahasa inggris. Tetapi tidak semua berbahasa inggris,banyak juga para penulis Indonesia yang menjadikan Medium sebagai media untuk berkarya. Salah satunya penulis dan komika terkenal Raditya Dika juga aktif menulis diMedium.

 

Hal yang saya suka dari medium ini adalah tampilannya yang minimalis namun terkesan elegant, yang membuat saya betah untuk berlama-lama membaca apalagi kalau sudah disuguhi bacaan yang indah dan bagus.

 

Kekurangan dari medium ini sendiri adalah tidak gratis huhu, untuk saya yang senang memanfaatjkan kegratisan agak sedikit keberatan (karena belum bisa berlangganan). Tetapi, hal yang didapatkan ketika kita berlanggana adalah sesuai dengan hasil yang kita dapatkan. Kita bisa mengakses tulisan secara penuh, tentunya dengan kualitas isi yang mahal, dan secara tidak kita membantu para kreator dan menghargai atas karya-karyanya.

Oh iya, kalau sobat pembaca berminat ingin menulis atau menjadikan medium sebagai media baca jangan lupa follow akun saya ya hehe di @theblackwritr

 

3.      Playbooks

Siapa sih yang belum tau dengan aplikasi baca ini? Tentunya sobat pembaca pastisudah tahu dong. Playbooks ini adalah aplikasi buku elektronik yang ditawaran oleh Google ang dapat digunakan untuk membaca buku. Ketersediaan buku dalam aplikasi ini cukup beragam, dari mulai buku fiksi, non-fiksi, teknologi, kesehatan, cerita anak-anak, buku pelajaran sampai buku kuliah.

Playbooks ni semacam aplikasi toko buku secara online, kita bisa mencari buku apapun di playbooks ini. Selain buku yang berbayar, ada juga beberapa buku yang bisa kita akses secara gratis.

 

Yang saya suka dari playbooks ini adalah tampilannya yang membuat saya nyaman untuk membaca, ada fitur booksmart untukmenandai halaman, fitur highlight juga. Kekurangannya adalah, berbeyar untuk setiap buku yang tersedia di playbooks dan itu sangat tidak ramah untuk saku saya hehe.

 

4.      Wattpad

 

Hayoo siapa disini yang sennag membaca di aplikasi orange yang satu ini? Gimana udah berapa lama, udah sampe bisa dapet pacar mafia, udah nemu calon suami yang bisa kasih mahar surat Ar-Rahman atau dengan kekayaan yang tidak akan habis sampai tujuh turunan? Hehe saya bercanda. Saya sendiri menjadikan aplikasi ini sebagai tempat membaca saya yang selain dari yang telah saya sebutkan diatas. Ada banyak penulis terkenal bahkan sampai di angkat kelayar lebar atau dijadikan series yang terlahir dari wattpad, salah satu diantaranya adalah Mariposa karya Luluk Hf, Mozaciko karya Poppi Pertiwi, Argantara Falistiyana, 12 Cerita Glen Anggara karya Lulul Hf, Teluk Alaska karya Eka Aryani, dan masih banyak lagi.

 

Fun fact : Penulis dari buku Teluk Alaska itu orang Cianjur lhoo

 

Tetapi, kalau membaca di dunia orange ini harus bijak-bijak memilih bacaan ya. Kalau kita pintar mencari bacaan, menulusuri setiap genre yang ada kita akan menmukan cerita yang bagus.

 

5.      Wordpress atau platform blog lainnya

Ini sama  dengan Medium, Platform yang menjadi wadah menulis untuk para penulis menuangkan tulisannya. Ada banyak topik yang dibahas disini, dari mulai sastra, pengetahuan, teknologi, dan sebagainya.

 

6.      Kompas

Untuk yang senang membaca berita ini bisa menjadi rekomendasi, karena di sini kita disajikan dengan berita yang aktual dan terpercaya. Banyak jenis bacaan yang bisa kita temukan, teknologi, sastra, esai, bisnis dan jenis bacaan yang lainnya bisa kita nikmati untuk mengisi kekosongan waktu.

 

Sobat pembaca, mungkin itu saja 6 aplikasi yang bisa saya rekomendasikan dan bisa sbat pembaca coba. Good luck, semoga menyenangkan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Kutipan Inspiratif Tentang Menulis

Menulis adalah suatu kegiatan berkomunikasi yang berupa sebuah penyampaian pesan yang berisi informasi secara tertulis dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media tempat menuangkan atau mengungkapakan sebuah sebuah gagasan dan pikiran yang dimilikinya. Atau menulis adalah sebuah proses kreatif untuk menuangkan gagasan dan pikiran dalam bentuk sebuah bahasa tulis dengan tujuan, seperti memberitahu, menghibur, dan meyakinkan (Dalman, 2014:2-3), dikutip dari https://repository.umpri.ac.id . Menulis adalah kegiatan reflektif yang membantu untuk menuangkan pikiran kreatif sipenulis dalam bentuk tulisan, baik tulisan ilmiah, fiksi, prosa, artikel, cerpen dan bentuk tulisan lainnya. Di sini akan disajikan beberapa kutipan inspiratif tentang menulis ilmu 1.     “menulis adalah cara kita berbicara dengan diri sendiri, dan membaca adalah cara kita mendengarkan diri kita sendiri” – Jose Saramago   2.     “Menulis adalah cara un...